
Polres Pekalongan – PNN NEWS- Polda Jateng – Forum Silaturahmi Insan Media Pekalongan digelar di Gedung Sekretariat PPNI Kabupaten Pekalongan, Sabtu (26/4/2026) sore. Kegiatan ini mengusung tema “Mempererat Silaturahmi Antar Media dan Menjaga Kondusifitas Kabupaten Pekalongan” dan dihadiri sekitar 40 peserta dari unsur pemerintah, TNI-Polri, hingga insan pers.
Sejumlah pejabat tampak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si, Wakil Ketua DPRD H. Sumar Rosul, Sekda M. Yulian Akbar, serta perwakilan Kejaksaan Negeri dan insan media.

Sekretaris Media Lembaga Poros Keadilan Masyarakat (LPKM), Veri Erwansyah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran media di tengah dinamika informasi yang berkembang di masyarakat. Ia menyebut, media memiliki tanggung jawab besar dalam menyajikan informasi yang akurat sekaligus menjaga stabilitas daerah.
“Meski berbeda platform dan sudut pandang, kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu menyampaikan informasi yang benar, membangun kesadaran publik, serta menjaga kondusifitas daerah,” ujar Veri.
Ia juga mengajak seluruh insan pers untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama, serta menonjolkan sisi positif daerah melalui karya jurnalistik. Menurutnya, citra dan kemajuan Kabupaten Pekalongan turut dipengaruhi oleh peran media.

Sementara itu, Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun sinergi antara pemerintah dan media.
“Kita ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat yang sempat goyah. Dengan sinergi antara pemerintah, aktivis, dan media, saya yakin hal itu bisa diwujudkan,” katanya.
Sukirman juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur, khususnya jalan, yang menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat. Ia menyebut, perbaikan infrastruktur akan menjadi fokus pada 2027 mendatang.
“Kami mohon dukungan dari rekan-rekan media untuk menyampaikan kepada masyarakat agar bersabar. Perbaikan akan terus kami lakukan secara bertahap,” tambahnya.
Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, menyoroti kondisi geopolitik global yang turut berdampak pada situasi nasional, termasuk sektor ekonomi. Ia menekankan pentingnya menjaga ketahanan daerah sebagai bagian dari ketahanan nasional.
“Ketahanan nasional akan kuat jika ketahanan daerah juga terjaga. Karena itu, kita semua harus bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah,” ujarnya.
Senada, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan pentingnya kolaborasi antara media dan Forkopimda dalam menjaga kamtibmas.
“Kami berharap media terus bersinergi dengan kami. Dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik, berbagai permasalahan di Kabupaten Pekalongan dapat diselesaikan secara kondusif,” katanya.
Dari unsur legislatif, Wakil Ketua DPRD Sumar Rosul mengingatkan agar situasi yang sempat memanas di Pekalongan tidak berlarut-larut. Ia juga mendorong media untuk menyajikan narasi yang santun dan konstruktif.
“Kami berharap media dapat memberikan masukan dan tetap menjaga narasi yang baik demi kemajuan daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar menilai forum ini sebagai inisiatif positif. Ia menyebut media merupakan pilar demokrasi yang berperan penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

“Momentum yang ada harus kita jadikan komitmen bersama untuk memperbaiki birokrasi dan memperkuat sinergi ke depan,” tuturnya.
Kegiatan forum silaturahmi ini tentunya tidak berhenti sebagai ajang pertemuan semata, tetapi mampu melahirkan kolaborasi berkelanjutan antara media, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik dan kondusif. (ozy)



