
PURBALINGGA – PNN NEWS- Aparat kepolisian melakukan pemeriksaan terkait peristiwa kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah milik warga di Desa Pagerandong, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, pada Selasa (7/7/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari Rp30 juta.
Kapolsek Mrebet, Iptu Susetyo Yulianto, menjelaskan bahwa rumah yang terbakar merupakan milik Ruseni (73), warga RT 1 RW 3 Desa Pagerandong. Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sebelum kejadian istri pemilik rumah selesai memasak di dapur belakang menggunakan tungku berbahan bakar kayu. Setelah merasa api telah dipadamkan, ia beraktivitas di bagian depan rumah bersama suaminya.
“Ketika pemilik rumah dan istrinya berada di depan rumah, mereka mendengar suara seperti kayu terbakar. Saat diperiksa ke belakang, api sudah membesar dan membakar bagian belakang rumah,” ujar Kapolsek.
Mengetahui adanya kebakaran, warga sekitar segera berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pemerintah desa, pihak kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Berkat penanganan cepat, kobaran api tidak sempat merembet ke bangunan rumah lain di sekitarnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga sumber api berasal dari bara yang masih tersisa di tungku kayu bakar. Meskipun telah dipadamkan usai digunakan memasak, bara diduga belum sepenuhnya mati sehingga kembali menyala dan memicu kebakaran.

“Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari Rp30 juta,” kata Iptu Susetyo Yulianto.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan tungku berbahan bakar kayu maupun sumber api lainnya. Ia mengingatkan agar masyarakat memastikan bara api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur atau beralih melakukan aktivitas lain guna mencegah terjadinya kebakaran.



