
PURBALINGGA – PNN NEWS– Euforia keberhasilan Persibangga Purbalingga menjuarai Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 ternyata menyisakan kekecewaan di kalangan pemain. Hal tersebut mencuat melalui siaran langsung (live streaming) yang dilakukan salah satu pemain andalan Persibangga, Haidar Nur Afif, di akun media sosialnya.
Live tersebut dilakukan Haidar saat berada di dalam bus dalam perjalanan pulang menuju Purbalingga, Selasa (17/2/2026). Dalam siarannya, Haidar mengungkapkan kekecewaan terhadap jajaran manajemen tim, khususnya terkait sikap manajer setelah Persibangga memastikan gelar juara.
Menurut Haidar, pada momen penting tersebut manajer tim tidak menemui para pemain di ruang ganti (locker room) untuk sekadar memberikan ucapan selamat, dan justru langsung meninggalkan lokasi.
“Manajer tidak menemui pemain, tidak memberikan selamat di locker room, malah langsung ditinggal pergi,” ungkap Haidar dalam siaran langsungnya.
Tak hanya itu, Haidar juga menyampaikan sejumlah hal lain yang menurutnya mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap perjuangan para pemain. Ia menyebutkan bahwa sopir bus seolah ditelantarkan, dan biaya hotel setelah pertandingan serta tol harus dibayar masing-masing, bahkan piala juara disebut tidak dibawa pulang dengan semestinya.
“Kita sudah berjuang, tapi seperti tidak dihargai. Kalau tahu seperti ini, mending kalah saja kemarin,” ujarnya dengan nada kecewa.
Sementara itu, dalam siaran live terpisah, striker Persibangga Rizki Fauzano memberikan klarifikasi terkait isu permintaan pemain untuk menginap satu malam tambahan. Rizki menegaskan bahwa permintaan tersebut bukan ditujukan untuk kemewahan, melainkan demi kondisi fisik pemain saat kembali ke Purbalingga.
“Kami sebenarnya tidak menuntut hotel yang bagus atau mahal. Kami hanya minta menginap semalam supaya saat pulang ke Purbalingga kondisi sudah fresh dan bisa bertemu supporter Persibangga Fans dalam keadaan bugar,” jelas Rizki.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi maupun tanggapan dari pihak manajemen Persibangga Purbalingga terkait pernyataan yang disampaikan oleh kedua pemain tersebut.


