Oplus_16908288
PURBALINGGA | PNN NEWS — Suasana haru terasa dalam kegiatan bakti sosial penyerahan bantuan peduli bencana banjir dan tanah longsor bagi warga Desa Serang dan sekitarnya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra, Minggu (8/2/2026). Mengusung tema Gerindra Kompak, Bergerak, Berdampak, kegiatan ini menjadi momentum kepedulian nyata bagi masyarakat yang masih berjuang bangkit dari dampak bencana.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh pemerintahan dan kader Partai Gerindra. Bupati Purbalingga H. Fahmi Muhammad Hanif diwakili oleh Drs. Suroto, M.Si. Turut hadir Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E., M.M, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jawa Tengah Dwi Yasmanto, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Purbalingga H. Adi Yuwono, S.H, serta jajaran kader di antaranya Bambang Supriyanto, S.H, Budi Wahyudi, dan Firda Angga Kusuma. Sejumlah warga terdampak bencana juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Partai Gerindra, dilanjutkan laporan panitia, sambutan-sambutan, penyerahan bantuan secara simbolis, doa bersama, dan penutup kegiatan.

Dalam laporan panitia yang dibacakan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Purbalingga, H. Adi Yuwono, S.H, disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang dinilai cepat dan tanggap dalam membantu penanganan korban bencana. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran TNI dan Polri yang telah menurunkan personel membantu masyarakat terdampak, serta para relawan yang mengorbankan waktu dan tenaga untuk fokus membantu warga di wilayah terdampak seperti Kutabawa, Serang, dan Sangkanayu.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam momentum HUT ke-18 Partai Gerindra, keluarga besar partai memberikan sumbangsih bantuan secara gotong royong dari berbagai unsur, mulai dari DPD Gerindra, fraksi, pengurus, hingga kader partai. Bantuan yang disalurkan meliputi satu truk hebel, ratusan sak semen dari berbagai unsur kader, termasuk dari DPC Gerindra dan kader yang juga pengusaha dari CV Sambas, 100 lembar seng, bantuan kusen atau kayu dari pengurus PAC, 15 tabung gas, serta dua torn air untuk membantu kebutuhan air bersih masyarakat.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jawa Tengah Dwi Yasmanto dalam sambutannya menyampaikan pesan dari Sekretaris Jenderal Partai Gerindra sekaligus Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, bahwa peringatan HUT partai diarahkan untuk diisi kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kader diharapkan tidak menggelar kegiatan yang bersifat hura-hura, melainkan fokus pada kegiatan doa bersama dan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E., M.M dalam sambutannya memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat agar tetap kuat menghadapi cobaan. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga solidaritas dan saling membantu satu sama lain, khususnya dalam masa pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Drs. Suroto, M.Si yang mewakili Bupati Purbalingga menyampaikan permohonan maaf karena Bupati tidak dapat hadir secara langsung karena agenda kedinasan lain. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Purbalingga tetap berkomitmen mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Sejumlah warga terdampak yang hadir di antaranya Solehan, Jumirah, Noto Susanto, Karso, Sandi, Yusup, dan Madseno menerima bantuan secara simbolis melalui prosesi penyerahan dan jabat tangan.
Sebelum kegiatan penyerahan bantuan berlangsung, terlihat rombongan H. Adi Yuwono bersama jajaran fraksi dan kader Partai Gerindra mendatangi posko tanggap darurat. Di lokasi tersebut, sejumlah truk pengangkut material bantuan tampak terparkir berjejer, membawa berbagai kebutuhan material bangunan untuk membantu percepatan pemulihan rumah warga terdampak. Kehadiran rombongan di posko menjadi gambaran kesiapan distribusi bantuan yang disalurkan secara langsung kepada masyarakat.
Suasana haru terlihat saat prosesi pemotongan tumpeng oleh H. Adi Yuwono bersama Wakil Bupati Purbalingga. Saat potongan tumpeng diserahkan kepada salah satu warga, seorang ibu tidak mampu menahan tangis. Tangisan itu seolah menggambarkan beratnya beban yang harus dihadapi masyarakat sejak bencana melanda. Sejumlah hadirin tampak ikut terbawa suasana, mengingat kembali masa-masa sulit saat bencana terjadi dan dampak yang masih dirasakan hingga saat ini.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh H. Muhammad Abdu Salam, M.Pd, sebagai harapan agar masyarakat terdampak diberikan kekuatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalani proses pemulihan kehidupan pascabencana.

Melalui kegiatan tersebut, peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra di Desa Serang tidak hanya menjadi momentum perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi simbol kepedulian sosial dan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat bangkit dari bencana.



