
PURBALINGGA | PNN NEWS –30/03/2026- Kondisi memprihatinkan terjadi di Pasar Sinduraja, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Tumpukan sampah yang dibiarkan membusuk tanpa penanganan memadai menimbulkan bau menyengat yang kian hari kian parah, memicu gelombang keluhan dari pedagang, pembeli, hingga pengguna jalan.
Pasar yang semestinya menjadi pusat perputaran ekonomi rakyat dengan standar kebersihan yang layak, justru berubah menjadi titik sumber pencemaran. Aroma busuk menyebar luas, terutama saat angin berembus, menciptakan ketidaknyamanan serius dan mengganggu aktivitas perdagangan.

Sejumlah pedagang menilai kondisi ini bukan persoalan baru, melainkan masalah lama yang terkesan dibiarkan tanpa solusi konkret.
“Ini bukan baru kemarin. Sudah lama terjadi, tapi tidak ada penanganan serius. Bau sampah sangat mengganggu kami saat berjualan,” ungkap salah satu pedagang dengan nada kesal.
Kekecewaan juga mengarah pada pengelolaan retribusi pasar yang dinilai tidak sebanding dengan pelayanan kebersihan yang diterima.

“Kami rutin bayar retribusi. Tapi kenyataannya sampah dibiarkan menumpuk dan membusuk. Ini jelas jadi pertanyaan besar, uangnya untuk apa?” tegas pedagang lainnya.
Dampak buruk tidak hanya dirasakan di dalam area pasar. Pengguna jalan yang melintas pun ikut terdampak oleh bau menyengat yang menyebar hingga ke luar kawasan.
“Baunya sangat mengganggu, apalagi kalau lewat sini siang hari. Ini sudah terlalu lama dibiarkan, seperti tidak ada perhatian,” ujar RD, warga setempat.
Kondisi ini memunculkan sorotan serius terhadap kinerja pengelola pasar dan instansi terkait, khususnya dalam hal pengelolaan sampah dan pengawasan kebersihan fasilitas publik. Minimnya respons dan lambannya penanganan menimbulkan kesan adanya pembiaran terhadap persoalan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.
Jika terus diabaikan, tumpukan sampah yang membusuk berpotensi memicu gangguan kesehatan, menurunkan daya tarik pasar, serta menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan fasilitas publik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Pasar Sinduraja belum berhasil dikonfirmasi. PNN NEWS akan melanjutkan upaya konfirmasi kepada pihak terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, guna meminta penjelasan atas kondisi yang terus berlarut ini.
Masyarakat kini menunggu langkah nyata bukan sekadar janji untuk mengakhiri persoalan sampah yang telah lama menjadi sumber keresahan.



