
PURBALINGA | PNN news- semangat gotong royong kembali membara di Pelemahan lor Dusun 2 Desa Majasari, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga.minggu malam.(1/3/2026).
Sejumlah warga Dusun 2 berinisiatif dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengecoran jalan kabupaten di wilayah mereka. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya infrastruktur yang memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Jalan Kabupaten yang berwilayah di Desa Majasari, yang menjadi sasaran perbaikan pengecoran, selama ini mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Kondisi jalan yang berlubang dan becek di musim hujan ini, kerap menghambat mobilitas warga, khususnya dalam hal transportasi dan distribusi hasil pertanian serta aktifitas untuk masyarakat pengguna jalan, Melihat kondisi tersebut. Minggu malam.(1/3/2026).

Warga Dusun 2 desa Majasari, bersepakat untuk melakukan perbaikan jalan secara swadaya melalui gotong royong. Kegiatan pengecoran jalan ini dimulai sejak Minggu malam, Warga bahu-membahu mempersiapkan material, seperti pasir, split, dan semen.
Beberapa warga bertugas mengaduk adonan semen, sementara yang lainnya mengangkut dan menuangkan adonan tersebut ke jalan yang telah disiapkan. Suasana kebersamaan dan kekompakan sangat terasa dalam kegiatan ini.
Canda tawa dan semangat saling membantu mewarnai proses pengecoran jalan kabupaten tersebut. Partisipasi warga dalam gotong royong ini tidak hanya sebatas tenaga, tetapi juga dalam hal pendanaan. Sebagian warga memberikan sumbangan berupa material bangunan, sementara yang lain menyumbang dalam bentuk uang tunai.
“Hal ini menunjukkan tingginya rasa tanggung jawab dan kepedulian warga terhadap pembangunan di desa majasari.
Riyanto.S.p.d Tokoh Masyarakat Desa Majasari, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan partisipasi Warga Dusun 2, apalagi jalan menuju masjid Bai’tul Akbar, yang sudah berlubang/becek. Kebetulan halaman masjid tersebut nantinya mau digunakan warga untuk melaksanakan sholat i’ed.
Memang kesepakatan warga Dusun 2, karena ini bulan Ramadhan, siangnya pada melaksanakan ibadah puasa, maka pengerjaannya di mulai setelah sholat Tarawih hingga malam.
Jalan ini termasuk jalan kabupaten, yang selama ini tidak pernah di perhatikan oleh pemerintah manapun, dari pemerintahan presiden SBY dua periode, Jokowi dua periode kurang lebih 20 tahun, tidak pernah diperhatikan apalagi tersentuh,”tegas Tokoh Masyarakat Riyanto
“Ia berharap semangat gotong royong ini dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi dusun-dusun lain di Desa Majasari, Dengan adanya jalan yang baik, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian warga,”pungkasnya
Ngaen Warga Bajong, yang setiap harinya melintas dijalan tersebut, sangat apresiasi atas perbaikan jalan ini, “saya tukang becak, setiap hari mau hujan lebatpun saya lewat jalan ini, karena harus mengantar pelanggan ke pasar Bukateja” alhamdulilah adanya perbaikan jalan ini, oleh inisiatif warga pelemahan lor desa Majasari, dapat memperlancar perjalanan kami pergi kepasar,”ungkapnya



