
Purbalingga –PNN NEWS- Kebakaran melanda dua rumah warga di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Minggu (15/3/2026) siang. Berkat respons cepat aparat kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran dan warga setempat, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum meluas dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kapolsek Karangreja AKP Arisno menjelaskan, kebakaran tersebut menimpa rumah milik Kamirah (50) dan Misni (46) yang berada di RT 1 RW 1 Desa Siwarak. Api diduga berasal dari dapur rumah Kamirah.
“Api pertama kali diketahui warga muncul dari dapur rumah milik Kamirah,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, sebelum kejadian Kamirah tengah memasak air menggunakan tungku kayu bakar. Ia kemudian meninggalkan rumah untuk mengantar cucunya ke tempat pangkas rambut, sementara tungku masih menyala.

Sekitar pukul 12.30 WIB, seorang warga melihat kepulan asap dari dalam rumah tersebut. Saat diperiksa, bagian dapur sudah dilalap api dan dengan cepat membesar hingga merembet ke rumah tetangga yang berada di sampingnya.
Mendapat laporan dari warga, polisi segera mendatangi lokasi dan bersama masyarakat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan setelah petugas pemadam kebakaran tiba dan melakukan penanganan lanjutan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar,” kata Kapolsek.

Rumah milik Kamirah berukuran sekitar 6 x 9 meter dilaporkan hangus terbakar bersama sebagian besar isi rumah, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp130 juta. Sementara rumah milik Misni berukuran 10 x 15 meter mengalami kerusakan pada bagian atap akibat jilatan api, dengan perkiraan kerugian sekitar Rp50 juta.
Kapolsek Karangreja juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan sumber api di dalam rumah, terutama tungku tradisional berbahan kayu bakar.
“Pastikan tungku atau sumber api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Kelalaian kecil bisa memicu kebakaran yang berdampak besar,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat menggunakan peralatan memasak tradisional di lingkungan rumah.



