
Purbalingga | PNN NEWS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, wilayah kaki Gunung Slamet. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Adi Yuwono yang turun ke lokasi untuk meninjau kondisi bencana secara langsung.
Dalam kunjungannya, Adi Yuwono menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan memastikan kondisi para korban sekaligus memetakan dampak kerusakan akibat banjir.

“Kami ingin melihat langsung dampak banjir ini. Ada ratusan rumah terdampak dan sekitar 700 warga terpaksa mengungsi. Ini bukan bencana kecil,” ujar Adi Yuwono di sela penyerahan bantuan.
Ia mengungkapkan, banjir tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga merusak infrastruktur vital. Salah satu dampak paling serius adalah terputusnya jembatan penghubung, yang mengganggu mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kerusakan infrastruktur, terutama jembatan yang putus, sangat berdampak pada kehidupan warga. Ini akan segera kami laporkan kepada pimpinan partai di tingkat pusat dan provinsi,” tegasnya.

Adi Yuwono memastikan, laporan kondisi lapangan akan disampaikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI Prabowo Subianto, serta Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.
“Kami bersama fraksi akan membawa persoalan ini ke tingkat pusat agar penanganannya bisa lebih cepat dan terkoordinasi,” katanya.
Menurut Adi, Desa Serang merupakan wilayah rawan bencana karena berada di kawasan kaki Gunung Slamet, sehingga membutuhkan perhatian khusus dan penanganan jangka panjang.

“Purbalingga, khususnya Desa Serang, harus menjadi perhatian serius karena potensi bencananya tinggi,” tambahnya.
Terkait bantuan, ia menjelaskan bahwa bantuan difokuskan pada kebutuhan paling mendesak para pengungsi.
“Kami menyalurkan bantuan bahan pokok sesuai kebutuhan para pengungsi untuk meringankan beban mereka di masa darurat ini,” ungkapnya.
Ia berharap, penanganan dampak banjir dapat segera dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap pengungsi maupun kerusakan infrastruktur.

“Harapan kami, pemulihan rumah warga, perbaikan jalan, jembatan, serta kondisi para pengungsi bisa segera ditangani secara serius dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Hingga saat ini, warga Desa Serang masih membutuhkan bantuan lanjutan, terutama untuk proses pemulihan pasca-banjir dan perbaikan fasilitas umum yang rusak akibat bencana.



