
PURBALINGGA – PNN NEWS- 20/01/2026 Ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga dalam acara penandatanganan komitmen Swasembada Pangan menuai sorotan serius. Padahal, agenda tersebut dinilai sebagai momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas daerah demi ketahanan pangan Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah menegaskan bahwa hari tersebut merupakan momen yang jauh lebih penting dibandingkan agenda seremonial lainnya.
“Hari ini adalah hari yang sangat penting. Kolaborasi harus dimulai sekarang, bukan nanti. Sebagai gubernur, saya tidak membutuhkan dukungan simbolik dari bupati atau wali kota, begitu pula sebaliknya. Namun amanat undang-undang mewajibkan kita untuk bekerja bersama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dijalankan secara parsial.
“Kalau tidak mau bekerja kolaboratif, silakan bekerja sendiri. Tapi ingat, hari ini bukan sekadar komitmen dalam bentuk MoU. Ini adalah satu rangkaian ikhtiar bersama untuk membangun Provinsi Jawa Tengah secara berkelanjutan,” tandasnya.
Absennya pimpinan daerah Purbalingga dalam agenda krusial tersebut memunculkan pertanyaan publik tentang komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program strategis swasembada pangan nasional.


