
Banjarnegara — PNN NEWS– Tim Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mitra Mandiri Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (15/1/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, didampingi Kolonel (Purn) Dr. Winarno serta Kolonel Dr. Drs. Royke. Agenda utama kunjungan adalah meninjau secara langsung pelaksanaan program pemenuhan gizi sekaligus memastikan seluruh layanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh BGN.
Dalam kegiatan tersebut, tim BGN melakukan peninjauan menyeluruh terhadap gedung dan fasilitas SPPG Mitra Mandiri. Selain itu, dialog langsung dengan pengelola SPPG juga dilakukan untuk menyerap masukan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan.
Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung menyampaikan apresiasinya terhadap SPPG Mitra Mandiri Desa Bandingan. Menurutnya, fasilitas dan pengelolaan SPPG tersebut dinilai melampaui standar yang ditetapkan BGN.
“Ini kunjungan pertama saya ke SPPG Mitra Mandiri di Bandingan, Sigaluh, Banjarnegara. Dari aspek bangunan dan fasilitas, saya melihat ini sangat luar biasa, bahkan lebih dari standar BGN,” ungkapnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, saat ini SPPG Mitra Mandiri melayani lebih dari 3.000 penerima manfaat. Seiring terbitnya Peraturan Presiden Nomor 115, layanan SPPG juga diperluas untuk menjangkau para guru di sekolah-sekolah setempat, yang telah mulai berjalan sejak 8 Januari 2026.
“Program ini jelas sangat bermanfaat, khususnya bagi anak-anak dan tenaga pendidik di wilayah ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Letjen Lodewyk Pusung menegaskan bahwa Kabupaten Banjarnegara memiliki target 139 dapur SPPG. Hingga saat ini, sebanyak 77 dapur telah beroperasi.
“Perkembangannya sangat baik, khususnya di Pulau Jawa yang relatif lebih cepat. Jika target 139 dapur tercapai, maka seluruh penerima manfaat di Banjarnegara akan terlayani secara menyeluruh,” jelasnya.
Ia pun menegaskan optimismenya terhadap kemajuan SPPG di Kecamatan Sigaluh.
“Ini luar biasa. SPPG Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara harus terus maju,” pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Manunggal Berdikari Sejahtera, Anis Rahmawati, menyampaikan bahwa keberadaan SPPG Mitra Mandiri Desa Bandingan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan status gizi masyarakat.
“SPPG ini sangat penting, khususnya bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Saat ini kami melayani lebih dari 3.000 penerima manfaat,” jelas Anis.
Ia menambahkan, SPPG Mitra Mandiri melibatkan sekitar 50 pekerja, yang mayoritas berasal dari desa setempat sebagai bentuk pemberdayaan sumber daya lokal.
Selain itu, keterlibatan pelaku UMKM lokal juga menjadi bagian penting dalam operasional SPPG, khususnya sebagai pemasok bahan pangan.
“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi UMKM lokal untuk bekerja sama, selama produk yang disuplai memenuhi standar dan persyaratan,” ujarnya.
Pihak pengelola SPPG Desa Bandingan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari aspek menu gizi seimbang, kebersihan, maupun ketepatan sasaran penerima manfaat. Dukungan dan pendampingan dari BGN diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.
Melalui kunjungan ini, BGN berharap SPPG Mitra Mandiri Desa Bandingan dapat menjadi contoh pelaksanaan layanan pemenuhan gizi yang efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Banjarnegara.
Di lokasi yang sama, sejumlah warga setempat juga menyampaikan apresiasi atas keberadaan SPPG Mitra Mandiri. Mereka menilai program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan gizi, dan berharap layanan ini dapat terus berlanjut serta memberi manfaat luas bagi semua kalangan.
Red. Tim



