
PURBALINGGA -PNN NEWS
Kamis 27- 11/2025 – siang seharusnya menjadi waktu yang tenang di lingkungan pesantren. Namun, ketenangan itu terusik ketika keluarga Pesantren menerima kabar tidak menyenangkan: terjadi dugaan pencurian di kamar Kiai Sahal sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian ini bukan hanya menyisakan kerugian materi, tetapi juga melukai rasa aman dan nilai luhur yang selama ini dijunjung tinggi di lingkungan pondok.
Menurut informasi keluarga pesantren, peristiwa bermula ketika seorang tamu datang memberi salam. Saat itu Kiai Sahal sedang menikmati makan siang dan sempat keluar menyambut. Tak berselang lama, ketika beliau kembali ke kamar, uang yang disimpan dalam kantong plastik berwarna hitam didapati telah raib. Tamu yang disebut-sebut bernama Khabib—dengan identitas daerah yang masih simpang siur—dilaporkan meninggalkan lokasi menggunakan mobil Kijang berpelat G. Upaya pengejaran oleh pihak pesantren tidak membuahkan hasil karena kendaraan tersebut sudah menghilang dalam hitungan menit.
Peristiwa seperti ini menyisakan kekecewaan mendalam. Sebab, pesantren selama ini menjadi ruang yang menjunjung tinggi kepercayaan, adab kunjungan, dan nilai kesantunan. Ketika seseorang datang sebagai tamu, apalagi ke kediaman seorang kiai, ia datang bukan hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga kehormatan moral yang seharusnya dijaga.
Keluarga pesantren berharap kasus ini dapat tertangani dengan baik oleh pihak berwenang, dan yang paling penting: menjadi pengingat bahwa kehati-hatian di lingkungan pesantren tidak boleh lagi dianggap remeh. Rasa saling percaya tetap harus dijaga, tetapi kewaspadaan juga harus ditingkatkan.
Kita semua patut merenungkan, betapa mahal nilai amanah dalam kehidupan beragama. Tamu seharusnya datang membawa berkah, bukan meninggalkan luka. Dan peristiwa ini semestinya menjadi evaluasi bersama agar ruang-ruang suci pesantren tetap terjaga dari tindakan yang mengkhianati nilai moral dan kepercayaan.
REDAKSI



