
Purbalingga | PNN News – Selasa 25/11/2025- Sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Purbalingga dilaporkan menghentikan sementara aktivitas produksi dan distribusi. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, terlebih MBG merupakan program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia periode 2024–2029, dengan sasaran seluruh peserta didik di berbagai satuan pendidikan, termasuk madrasah di bawah Kementerian Agama.
Salah satu dapur MBG yang menghentikan operasional adalah Dapur Gatan 1, yang resmi tidak berproduksi sejak Senin, 24 November 2025. Dampak penghentian ini dirasakan langsung oleh sekolah-sekolah penerima manfaat program.

“Kami membenarkan informasi tersebut. SD kami yang mendapat distribusi dari Dapur Gatan 1 baru saja diumumkan bahwa per Senin kemarin dapur MBG menghentikan sementara operasional,” ujar salah satu kepala sekolah saat dikonfirmasi.
Kepala sekolah lainnya menambahkan bahwa penghentian operasional itu dikarenakan anggaran dari pemerintah pusat belum turun, sehingga dapur tidak dapat melanjutkan aktivitas produksi. “Informasinya, dapur akan kembali beroperasi setelah dana dari pusat cair,” jelasnya.
Di sisi lain, sejumlah siswa berharap dapur segera dibuka kembali agar mereka tetap dapat menerima manfaat dari program unggulan presiden tersebut.
Sayangnya, upaya konfirmasi kepada pengurus yayasan yang menaungi Dapur Gatan 1 tidak membuahkan hasil. Pihak yayasan enggan memberikan keterangan terkait alasan penghentian operasional maupun kapan dapur akan kembali beraktivitas.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih belum dapat menghubungi owner dapur MBG maupun Ketua Yayasan Gatan 1 untuk memberikan penjelasan resmi.



